Program Sejuta Ustadz Entrepreneur Resmi Diluncurkan PB-FORMULA

banner 468x60

Jakarta, Metro86.com – Pengurus Besar Forum Ulama dan Aktivis Islam (PB-FORMULA) secara resmi meluncurkan program nasional bertajuk “Sejuta Ustadz Entrepreneur”, bekerja sama dengan Kementerian Perdagangan Republik Indonesia (Kemendag RI).

Program ini ditujukan untuk mencetak para ustadz dan dai yang tidak hanya berdakwah secara spiritual, tetapi juga menjadi pelaku ekonomi produktif berbasis syariah.

 

Peluncuran program tersebut berlangsung di Jakarta, Rabu (8/10/2025), dan dihadiri oleh jajaran pengurus PB-FORMULA serta perwakilan dari Kementerian Perdagangan.

 

Kegiatan ini menjadi langkah awal sinergi strategis antara lembaga dakwah dan pemerintah dalam memperkuat kemandirian ekonomi umat melalui pengembangan wirausaha halal.

Ketua Umum PB-FORMULA, Tuan Guru Drs. Dedi Hermanto, menjelaskan bahwa program ini hadir sebagai bentuk respon terhadap tantangan dakwah di era modern, di mana para ustadz dituntut tidak hanya memberikan pencerahan spiritual, tetapi juga mampu menjadi contoh dalam pemberdayaan ekonomi.

 

> “Kami ingin para ustadz menjadi garda depan dalam kebangkitan ekonomi umat. Melalui program Sejuta Ustadz Entrepreneur ini, kami berupaya melahirkan dai-dai yang tidak hanya berdakwah di mimbar, tetapi juga mandiri dan mampu membuka lapangan kerja bagi masyarakat,” ujar Dedi Hermanto.

 

Menurut Dedi, PB-FORMULA dan Kementerian Perdagangan akan menyiapkan kurikulum pelatihan khusus berbasis wirausaha syariah, dengan fokus pada sektor UMKM halal, perdagangan digital, dan literasi keuangan syariah.

 

Peserta juga akan mendapatkan pendampingan bisnis, pelatihan manajemen usaha, serta akses terhadap pembiayaan dan jaringan pemasaran nasional.

Sekretaris Jenderal Kementerian Perdagangan, Isy Karim, menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif PB-FORMULA yang dinilai sejalan dengan visi pemerintah dalam memperkuat ekonomi umat.

 

> “Kami sangat mendukung langkah PB-FORMULA ini. Ustadz adalah figur sentral di masyarakat. Jika mereka memiliki kemampuan wirausaha, maka dampaknya akan signifikan dalam menumbuhkan semangat ekonomi berbasis kemandirian dan kejujuran,” ujar Isy Karim.

 

Isy Karim menambahkan, Kemendag akan memberikan dukungan teknis dan koordinatif dalam implementasi program ini, termasuk fasilitasi akses ke pelatihan perdagangan dan jejaring pelaku usaha mikro.

 

> “Kami ingin memastikan bahwa gerakan ini bukan hanya seremonial, tetapi benar-benar menghadirkan manfaat ekonomi bagi masyarakat luas, terutama di tingkat akar rumput,” jelasnya.

 

Dalam kesempatan yang sama, Tuan Guru Drs. Dedi Hermanto menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan penuh dari Kementerian Perdagangan.

> “Saya sangat mengapresiasi sekali atas dukungan Kementerian Perdagangan terhadap program ini. Semoga akan lahir pejuang-pejuang ekonomi umat Islam seperti Abu Bakar As-Siddiq, Utsman bin Affan, Abdurrahman bin Auf, dan tokoh-tokoh sahabat Nabi lainnya yang berjihad di bidang ekonomi,” tuturnya penuh harap.

 

Lebih lanjut, Dedi menegaskan bahwa PB-FORMULA ingin menjadikan program ini sebagai model dakwah produktif yang tidak hanya menumbuhkan kesalehan spiritual, tetapi juga kesalehan sosial dan ekonomi.

> “Kami ingin para ustadz menjadi agen perubahan — berdakwah dengan ilmu, berbisnis dengan kejujuran, dan membangun ekonomi dengan keteladanan. Inilah wajah dakwah modern yang solutif dan berdaya guna bagi umat,” tegasnya.

 

Program “Sejuta Ustadz Entrepreneur” dijadwalkan mulai berjalan pada akhir tahun 2025 dengan target awal 100.000 peserta dari seluruh Indonesia.

 

Kegiatan pelatihan akan dilakukan secara hybrid (daring dan tatap muka) agar dapat menjangkau berbagai wilayah, termasuk pesantren dan komunitas dakwah di pelosok nusantara.

Dengan kolaborasi antara PB-FORMULA dan Kementerian Perdagangan ini, diharapkan akan terbentuk ekosistem ekonomi syariah yang inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing global, sekaligus menjadi tonggak kebangkitan ekonomi umat Islam di Indonesia.

PB-FORMULA (Pengurus Besar Forum Ulama dan Aktivis Islam) adalah organisasi yang berfokus pada penguatan dakwah, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi umat. Lembaga ini aktif membina jaringan dai dan ulama di seluruh Indonesia melalui berbagai program sosial, pendidikan, dan kewirausahaan berbasis syariah.

 

(Tim Redaksi Nasional)

 

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *